Translate

Belajar Office: Kumpulan Shortcut di Microsoft Word

Ditulis oleh : - Tidak ada komentar
Belajar Office: Kumpulan Shortcut di Microsoft Word - Siapa sih yang tidak tahu dengan software yang satu ini. Microsoft Word atau Microsoft Office Word atau Word adalah perangkat lunak pengolah kata (word processor) andalan Microsoft. Pertama diterbitkan pada 1983 dengan nama Multi-Tool Word untuk Xenix, versi-versi lain kemudian dikembangkan untuk berbagai sistem operasi, misalnya DOS (1983), Apple Macintosh (1984), SCO UNIX, OS/2, dan Microsoft Windows (1989). Setelah menjadi bagian dari Microsoft Office System 2003 dan 2007 diberi nama Microsoft Office Word. Di Office 2013, Namanya cukup dinamakan Word.

microsoft-office-word
Umumnya kita menggunakan software ini untuk mengetik dokumen atau membuat dokumen,proposal, skripsi dan lain-lain. Biasanya kita memerlukan bantuan mouse untuk memudahkan pengoperasiannya dan mempercepat pembuatan dokummen. Seperti memblok, copy paste,dan memilih tombol fungsi pada toolbar word. Lalu masalah timbul ketika kita lupa membawa mouse ataupun rusak mousenya. Lalu bagaimana solusinya ?

Sebenarnya kita tidak memerlukan bantuan mouse ketika mengerjakan dokumen pada software ini. Hanya dengan menggunakan Shortcut di Word kita lebih cepat dan mudah mengetik pekerjaaan yang begitu banyak.

Berikut ini adalah kumpulan shortcut pada Microsoft Office Word.

  1. Ctrl + A = select All = block untuk semua.
  2. Ctrl + B = bold = mencetak tebal.
  3. Ctrl + C = copy = mengcopy.
  4. Ctrl + D = font = mengaktifkan font
  5. Ctrl + E = center = menengahkan
  6. Ctrl + F = find = mencari kata
  7. Ctrl + G = go to = pergi ke halaman ……(misal : hal 2 )
  8. Ctrl + H = replace = mencari dan mengganti kata (misal anak diganti putra)
  9. Ctrl + I = italic = cetak miring
  10. Ctrl + J = justify = rata tepi kiri kanan
  11. Ctrl + K = hyperlink = menghubungkan ke halaman lainnya pada komputer
  12. Ctrl + L = left = rata tepi kiri
  13. Ctrl + M = = memberi tabulasi secara otomatis
  14. Ctrl + N = new = membuka dokumen baru
  15. Ctrl + O = open = membuka file
  16. Ctrl + P = print = mencetak ke kertas
  17. Ctrl + Q = = menghapus tabulasi
  18. Ctrl + R = right = rata tepi kanan
  19. Ctrl + S = save = menyimpan file
  20. Ctrl + T = menggeser teks paragraf
  21. Ctrl + U = underline = memberi garis bawah
  22. Ctrl + V = paste = menampilkan hasil mengcopy / memotong (cut )
  23. Ctrl + W = close = menutup file
  24. Ctrl + X = cut = memotong kata / huruf / file / dokumen
  25. Ctrl + Y = redo = kebalikan undo (ctrl + Z)
  26. Ctrl + Z = undo = kembali ke tampilan semula
  27. Ctrl + 1 = single = jarak baris single
  28. Ctrl + 2 = double = jarak baris double
  29. Ctrl + 5 = 1.5 pt = jarak baris 1.5 pt
  30. Ctrl + enter = = membuka halaman berikutnya
  31. Ctrl + home = = pergi ke halaman pertama
  32. Ctrl + end = = pergi ke halaman terakhir
  33. Ctrl + delete = = menghapus kata
  34. Alt + F4 = exit = keluar dari program
  35. Alt + Tab = = menampilkan program lain yang telah dibuka
  36. Escape = batal = membatalkan perintah yg telah diberikan sebelum di enter
  37. F10 = = mengaktifkan menu bar dalam MS. Word (File, Edit,… ,dst)
  38. F 12 = save as = menyimpan file dengan memberi nama/menduplikat
  39. Delete = = menghapus sebelah kanan kursor
  40. <-- = backspace = menghapus sebelah kiri kursor
  41. Shift + Ctrl + F = mengubah jenis font
  42. Ctrl + 2 = Membuat line spacing atau baris yang diblok menjadi double
  43. Ctrl + 1 = Mengembalikan line spacing double ke seperti semula
  44. Ctrl + + = Membuat kalimat pada naskah yang diblok menjadi kecil
  45. Ctrl + Shift + 8 = Membuat tanda enter
  46. Ctrl + Alt + 1 = Membuat kalimat menjadi tercetak lebih besar ukuran hurupnya.
  47. Ctrl + Alt + 2 = Membuat kalimat menjadi tercetak miring dan lebih besar ukuran hurupnya.
  48. Ctrl + Alt + 3 = Mengembalikan ke seperti semula.
  49. Ctrl + A = Memblok semua naskah
  50. Ctrl + B = Membuat kalimat yang diblok menjadi tercetak tebal
  51. Ctrl + C = Untuk mengcopy sebuah kata atau kalimat.
  52. Ctrl + D = Menampilkan Form ukuran Font
  53. Ctrl + E = Membuat kalimat yang diblok menjadi rata ketengah
  54. Ctrl + F = Menampilkan Form untuk kolom pencarian
  55. Ctrl + G = Menampilkan Form Find and Replace go to
  56. Ctrl + H = Menampilkan Form Replace
  57. Ctrl + I = Membuat hurup menjadi tercetak miring
  58. Ctrl + K = Menampilkan Form Insert Hyperlink
  59. Ctrl + L = Membuat naskah menjadi rata kiri
  60. Ctrl + M = Membuat left indent menjadi menjorok kedalam sedikit.
  61. Ctrl + N = Membuat halaman baru.
  62. Ctrl + O = Membuka file
  63. Ctrl + P = Menampilkan menu print
  64. Ctrl + R = Menampilkan kalimat yang diblok menjadi rata kanan
  65. Ctrl + Q = Mengembalikan kesemula
  66. Ctrl + S = Untuk menyimpan naskah
  67. Ctrl + T = Membuat hanging indent
  68. Ctrl + U = Membuat garis bawah pada kalimat yang diblok
  69. Ctrl + V = Menampilkan kata atau kalimat yang dicopy
  70. Ctrl + W = Menutup layar Microsoft word
  71. Ctrl + Z = Mengembalikan kesemula
  72. Ctrl + F1 = Menampilkan form Getting started
  73. Ctrl + F2 = Menampilkan bentuk naskah dalam kertas sebelum dicetak ke printer
  74. Ctrl + F4 = Menutup sebuah document dan kembali kedokument sebelumnya jika anda bekerja dengan beberapa document
  75. Ctrl + F5 = Mebuat layar Microsoft Word menjadi ukuran sedang
  76. Ctrl + F6= Membuat layar menjadi minimize
  77. Ctrl + F9 = Membuat muka kurung dan tutup kurung
  78. Ctrl + F10 = Membuat restore down dan maximize
  79. Ctrl + F12 = Menampilkan menu Open
  80. Ctrl + 0 = membuat langkah kebawah
  81. Ctrl + Shift + + = Menampilkan hurup yang diblok menjadi keatas
  82. Alt + R = Menampilkan dalam bentuk cetakan atau print preview
Sumber: mistiknews.tk.
 
Semoga bermanfaat......................

Baca Selengkapnya →

Jenis Laptop Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli

Ditulis oleh : - Tidak ada komentar
Jenis Laptop Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli - Jaman sekarang ini, kepopuleran notebook atau laptop sudah kebutuhan dunia fashion. Terdiri atas berbagai macam jenis, bentuk, dan tentunya kegunaannya. Sudah seperti layaknya pakaian bukan? Ada yang digunakan untuk kantor, sekolah, atau rumahan.

Jenis Laptop Yang Perlu Anda KetahuiJika sudah banyak jenis begitu, kita harus pintar dalam memilih laptop.  Pastikan laptop yang akan kita beli tersebut sesuai dengan kebutuhan kita. Misalnya, jika kita ingin menggunakan laptop untuk keperluan bermain game, maka belilah laptop dengan jenis spesifikasi yang mumpuni. Begitupun jika kita akan gunakan untuk keperluan kantor, maka cukup laptop dengan performayang standar.

Kategori, jenis dan tipe produk pada laptop terus berkembang dan berubah seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan kebutuhan konsumen. Meskipun ada banyak cara untuk membagi kategorinya seperti berdasarkan berat, harga, atau komponen, kita memutuskan untuk menggunakan ukuran layar sebagai faktor utama pengelompokan dikarenakan ukuran layar merupakan perbedaan fisik yang paling jelas dan mencolok apabila dibandingkan dengan kategori yang lain. Beberapa jenis laptop dibawah ini bisa menjadi acuan bagi kita dalam memilih laptop/notebook yang sesuai untuk kebutuhan kita.

Layar berukuran 9” sampai dengan 12" (netbook)

Netbook memiliki ciri khas ukuran layar mulai dari 9" sampai 12", harga yang terjangkau dan memiliki tegangan CPU yang rendah. Pertamakali netbook diluncurkan, netbook yang paling awal memiliki layar berukuran 7" dan umumnya menggunakan prosessor Intel Celeron. Saat ini banyak bermunculan tipe-tipe netbook yang memiliki prosesor single core Intel Atom CPU, 1 GB RAM, 160 GB harddisk, dan biasanya dilengkapi dengan system Microsoft Windows 7 Starter Edition.

Kecil dan ringan, tidak memiliki drive optic, memiliki keyboard yang minimalis dan umumnya hanya digunakan untuk melakukan browsing internet, mengirim dan menerima e-mail juga beberapa aktivitas komputasi yang ringan. Beberapa produsen laptop saat ini selalu melakukan penerobosan baru untuk menghasilkan netbook-netbook yang memiliki kinerja lebih cepat dan performa yang lebih tangguh.

Ciri-Ciri umum netbook sebagai berikut:

  • Layar 9" sampai 12"
  • Tidak ada optical drive
  • Tegangan CPU rendah, Intel Atom atau setara
  • Harga biasanya kurang dari Rp 5.000.000

Layar berukuran 13"

Mengapa laptop dengan layar 13" sengaja dipisahkan dengan ukuran layar yang lain? Umumnya laptop yang memiliki layar berukuran 13" selalu melewati proses yang unik dan berbeda dengan laptop lain didalam proses industrinya. Hal tersebut menunjukan bahwa meskipun dengan ukuran layar 13" namun fitur dan spesifikasi yang disematkan umumnya sangat istimewa.

Laptop berukuran layar 13" dengan ukuran tipis dan ringan berbeda dengan kategori yang baru diperkenalkan yaitu Ultrabook karena tidak sesuai dengan teknologi wajib yang ditentukan oleh Intel. Macbook Air dari Apple merupakan contoh yang bagus dari laptop tipis dan ringan namun tidak diklasifikasikan sebagai sebuah Ultrabook.

Ciri-ciri umum pada jenis ini sebagai berikut:

  • Layar 13"
  • Desain tipis
  • Probabilitas mudah
  • SSD hard drive tersedia untuk semua model
  • System operasi : Microsoft Windows 7 Profesional Edition dan Apple Mac OS X

Ultrabook

Ultrabook merupakan sebuah kategori baru dari laptop yang didukung oleh Intel Core Prosessor terbaru, menggabungkan prosessor yang kuat, baterai dengan ketahanan maksimal, dan kemewahan desain yang elegan ke dalam bentuk produk yang kompak dengan ketebalan kurang dari 18 milimeter.

Ukuran ultrabook biasanya ditemukan dalam kisaran layar yang berukuran 11" sampai 14", fitur drive solid state untuk waktu booting instan, kinerja super cepat serta kemampuan respon sentuh yang baik, ditambah dengan kapasitas RAM yang umumnya tinggi.

Ciri-ciri umum ultrabook sebagai berikut:

  • Layar 11" sampai 14"
  • Ukuran sangat ramping dan ultra tipis
  • Prosessor powerfull
  • Portabilitas mudah
  • Baterai yang kuat dan tahan lama

Menengah alias mainstream (layar berukuran 15” )

Laptop menengah umumnya memiliki layar berukuran 15". Laptop ini umumnya memiliki prosesor Dual-Core CPU, seperti prosesor Core i3 , dengan RAM antara 3 GB sampai 6 GB, harddisk 250 GB atau lebih besar dan internal DVD-burning drive optic.

Ciri-ciri umumnya sebagai berikut:

  • Layar 14" sampai 16"
  • Dual core CPU standar tipe
  • CPU multi core juga tersedia dalam beberapa model
  • Internal optical drive
  • Blu-ray pilihan yang tersedia
  • Microsoft Windows 7 Home Edition

Laptop Pengganti Desktop ( Layar berukuran 17" ke atas )

Laptop dengan layar berukuran 17" ini lebih besar dan memang dimaksudkan untuk menggantikan desktop komputer , sehingga ”desktop” ini dapat dengan mudah digunakan pada saat anda melakukan perjalanan ataupun berkerja.

Umumnya kita akan menemukan Prosesor Intel Core i5 hingga prosesor Core i7 Extreme. Mayoritas laptop pengganti desktop tersebut memiliki kartu grafis baik untuk membantu memutar video HD atau untuk menjalankan game 3D.

Sering ditemukan juga fitur Blu-ray yang tersedia pada tipe laptop tersebut. Sehingga memang masuk akal apabila laptop yang berukuran layar 17" ini memang benar-benar dirancang untuk menggantikan desktop komputer.

Namun kekurangan dari laptop pengganti desktop ini adalah memiliki daya tahan baterai yang lebih pendek apabila dibandingkan dengan tipe laptop lainnya. Jadi disarankan pada saat anda sedang melakukan aktivitas dengan laptop pengganti desktop tersebut, agar tidak terlalu jauh dengan stop kontak, namun para produsen laptop pun tetap berusaha mencari solusi agar laptop-laptop yang memiliki ukuran layar 17" keatas ini dapat memiliki daya tahan baterai yang hampir atau sama dengan laptop tipe lainnya.

Ciri-ciri umumnya sebagai berikut:

  • Layar 17" atau lebih
  • Yang umum prosesor Intel i5 dan i7
  • Tersedia kartu grafis diskrit
  • Biasanya daya tahan baterai kurang lama

Laptop Berdaya Tahan Kokoh (Ukuran layar 6" sampai dengan 15")

Umumnya laptop tipe ini digunakan untuk aktivitas militer, atau aktivitas yang memiliki resiko benturan, terkena guncangan dan lain-lain. Laptop tipe ini memiliki desain tipikal yang sangat berbeda dengan laptop biasa. Didesain untuk bertahan dari guncangan, percikan air, debu, suhu udara ekstrim, terjatuh maupun getaran.

Umumnya laptop ini memiliki standar keamanan yang sangat tinggi, berpatokan kepada standar militer MIL STD 820F yang dikembangkan oleh pemerintah Amerika Serikat dan melewati proses uji coba yang sesuai dengan standar tersebut.

Standar lain yang sangat umum digunakan pada laptop tipe ini adalah standar 2 digit. Digit pertama menentukan ketahanan dari uji coba yang bersifat material atau benda, sedangkan digit kedua menjelaskan tentang ketahan terhadap kelembaban dan cairan. Pada dasarnya, angka yang lebih besar menunjukan level ketahan yang semakin baik pada laptop tersebut. Semua laptop yang masuk ke dalam kategori tersebut telah diuji coba agar mampu bertahan terhadap getaran halus dan kasar , tahan air, tahan benturan serta dapat digunakan pada suhu dengan temperatur yang ekstrim

Ciri-ciri umumnya sebagai berikut:

  • Layar 6" sampai 15"
  • Tahan terhadap elemen seperti debu, kelembaban, suhu ekstrim
  • Daya tahan Standar militer MIL STD 820F
  • Desain harddrive kostum yang tersedia.
Sumber: mistiknews.tk

Itulah jenis-jenis laptop yang harus anda ketahui, sebagai pertimbangan anda jika ingin membeli laptop. Semoga informasi ini bermanfaat, jika suka silahkan share

 
Baca Selengkapnya →

Cara pasang "Autoteks" pada android

Ditulis oleh : - Tidak ada komentar
Cara pasang "Autoteks" pada android - HAAAAADUUUUH Pemirsa........... admin lagi kena serangan batuk dan flu nihhh.... Aktivitas di DUTA sama Dumay sedikit terganggu. Tapi admin tetep semangat buat ngeblog.........Cumungut yea......... Ohhh ya do'akan admin semoga lekas sembuh

Kayaknya hari ini jadi hari spesial android. Kenapa? Yupz, lagi-lagi admin akan sahring tentang OS yang satu ini. Dah pada punyakan gadget yang ber-OS android ? Kalo belum ..... buruan minta sama bapak/emak untuk dibelikan gadget android......hehehe bercanda....

Kali ini admin akan membahas cara memasang "autoteks" pada gadget android. Autoteks adalah model tulisan yang disertai icon atau abjad sehingga menghasilkan bentuk kalimat yang unik dan lucu. Autoteks umumnya sering dijumpai pada gadget BB. Hampir semua BB memiliki fitur autoteks. Trus bagaimana gadget android bisa punya autoteks? simak tips dan trik dari Mang Eno berikut ini..............

Siapkan bahan-bahannya
    Autoteks+smartkeyboard (wajib diunduh)
    skin (buat yang mau ganti skin keyboardnya)

Cara Pakai  :
1.Extrack Smartkeyboard dulu........
2.Lalu Instal......
3.Selesai......
4.Buka Setting -> Bahasa & Masukan -> Default Pilih Smartkeyboard Pro

Cara Memakai Autotext  :
1.Buat Folder di /sdcard/smartkeyboard
2.Masukin backup.zip di Situ
3.Buka Pengaturan -> Bahasa & Masukan -> Buka Menu setting Smartkeyboard Pro
   -> Backup Setting -> Restore from sdcard.... Tunggu beberapa Detik.....
4.Lalu kembali Lagi Buka Text Prediction
   Centang auto capitalization
   Centang show suggestions
   Centang always sugges
5.Keluar Setting lalu Masuk Lagi Pengaturan -> Bahasa & Masukan -> Buka Menu setting Smartkeyboard        Pro
6.Coba Chek Di Text Prediction lalu Cari Custom AutoText Kalo Dah Ada Selamat....



Cara Menggunakan Skins  :
1.Extrack Skins......
2.lalu Buat folder di /sdcard/skin
3.Pindah Kan Extrackan Skins ke Folder skin
4.Yg zip Biarin aja Kagak usah di apa apain..... yg apk di instalin satu satu
5.Coba Chek Di Pengaturan -> Bahasa & Masukan -> Buka Menu setting Smartkeyboard Pro
   -> General Setting -> Select skin...... Lalu Pilih Yg Agan Suka.....

Kalo Skin nya Belum Muncul Coba Di Reboot Lalu Chek lagi

Sumber: mistiknews.tk

NB: Kalau ada pertanyaan PM aja Mang Ano hehe
Baca Selengkapnya →

Kamus Adroid

Ditulis oleh : - Tidak ada komentar
Kamus Adroid - Pernahkah bingung ketika seseorang mengatakan sesuatu istilah tentang Android? Tidak jarang banyak orang bingung ketika membaca istilah-istilah dalam Android. Di sini Androfern akan menjelaskan istilah-istilah tersebut dalam sebuah kamus Android.

 ****A****
-  adb = Merupakan perintah untuk menjembatani perintah android lewat PC. adb memiliki beberapa ekstensi command seperti adb push, adb pull, adb install dan masih banyak. Terdapat syarat adb ini jalan di pc, adapun syaratnya adalah driver adb sudah terpasang pada PC

-  AOSP = Android Open Source Project
-  Apps2SD = Merupakan proses memindahkan atau menyimpan aplikasi ke SDcard selain ke
memori internal


APK = Kepanjangan dari Android Package yang merupakan format ekstensi file untuk aplikasi OS Android

***B***
Bootloop = Perngkat tidak dapat menyelesaikan proses booting normal dan tidak dapt masuk ke homescreen. Biasanya terjadi ketika menggati costum rom dan pada saat mengganti mengalamai sebuah kesalah. Untuk mengatasinya diperlukan restore , backup dan flash ROM.

Brick = Perangkat tidak dapat lagi berfungsi sama sekali, dan ini menjadi kekhawatiran para pengguna Android. Biasanya terjadi karena kegagalan upgrade firmware. 

Beta = Merupakan sebuah versi percobaan dan belum sempurna. Bisa dikatakan dalam tahap uji coba.
Boot = Sebuah proses menghidupkan perangkat

****C****
Custom ROM/Firmware/Recovery = Merupakan ROM/Firmware/Recovery yang sudah melalui tahap modifikasi untuk memperbaiki kekurangan akibat kurang optimal. Modifikasi juga diakibatkan karena adanya kebutuhan user untuk mencoba sesuatu yang berbeda dari ROM/Firmware/Recovery bawaaan.

****D****
Deodexed = Mengganti framework aplikasi agar dapat di istal themes seperti ganti jam,icon,bar. Deodex juga berfungsi mempercepat jalanya aplikasi.

****F**** 
- Firmware = Dapat dikenal sebagai istilah ROM. ROM sendiri merupakan sistem operasi yang berjalan pada perangkat Android.
Flashing = Proses instalasi sebuah firmware ke dalam sebuah device, biasanya menggunakan aturan yang sudah ditentukan dalam tahap instalasi. Jika langkah yang dilakukan tidak sesuai biasanya akan mengalami bootlop dan kemungkinan terburuk mengalami brick.

****H****
Hard-Brick = Merupakan Brick permanen karena error di hardware dan penyebab utamanya adalah Overclock Prosesor dan keselahan dalam modifikasi hardware.

HH = Handheld atau gadget (hp, tablet, phablet)
Homescreen = Tampilan standby pada saat device digunakan

**** I****
Interface = Tampilan pada layar.

****K****
Kernel = Bagian dalam perangkat untuk mengelola system driver dan sistem I/O sehingga dapat berinteraksi satu sama lain.


****M*****
Multitouch = Fitur touch screen yang memungkin pengguna perangkat untuk merespon lebih dari satu input sentuhan.

****O*****
OverClock = Merupakan suatu cara untuk meningkatkan kerja prosesor di atas kecepatan/clock standar. Syarat OverClock kondisi perangkat harus dalam keadaan ROOT. Dengan cara ini prosesor akan melakukan tugas lebih cepat dengan konsekuensi baterai boros, cepat panas dan kemungkinan terburuk adalah mengalami Hard-Brick alias brick permanen. Sangat Beresiko !!!!

****R*****
Rooting/Root = Mengambil akses root ("administrator" atau akses penuh) terhadap HH. Hal ini memungkinkan partisi internal di-mount "read/write", yang memungkinkan anda melakukan banyak hal: USB atau Wi-Fi tethering, menginstal game yang membutuhkan proses root, uninstall aplikasi yang biasanya tidak dapat di-uninstall (e.g. Samsung Apps, GameHub, dll), install aplikasi yang memerlukan akses root (seperti AdFree, Titanium Backup), disable suara shutter kamera (dengan menghapus file suara shutter), overclock atau underclock CPU (SetCPU, AnTuTu CPU Master), dan sebagainya. Aplikasi "Superuser" mengendalikan aplikasi apa saja yang diberikan hak Root. Konsekuensi root ini dapat menghilangkan garansi dari pabrik.

Reboot = Boating ulang bisa juga dikatakan "Restart".
Recovery Mode = Untuk masuk ke mode ini diperlukan kombinasi tombol seperti (Vol. Up + Home + Power), setiap HH memiliki kombinasi tersendiri untuk masuk ke mode ini. Pada mode ini kita dapat membuka shell, flash image, melakukan backup maupun restore.

Restore = Proses mengembalikan ke keadaan semula atau sebelumnya.
ROM = Firmware atau Sistem Operasi.

****S****
Soft-Brick = Merupaka salah satu jenis Brick. Brick jenis ini masih dapat diperbaiki. Biasa terjadi karena kegagalan di sofware seperti bootlop, HH hanya bisa masuk ke download mode, biasanya flash ulang Firmware bisa memperbaiki soft-brick.

Stock = Bisa diartikan "bawaan pabrik". Perangkat Android baru (baru beli) biasanya menggunakan stock seperti Stock ROM, Stock Recovery, Stock Firmware, dan sebagainya.

****U****
Unrooting/Unroot = Merupakan lawan dari proses rooting. Unroot merupak proses megembalikan hak akses Android ke posisi semula untuk mengembalikan status garansi.

Underclock = Merupakan lawan dari proses OverClock. Underclock merupakan proses menurunkan kecepatan clock speed prosesor. Kinerja prosesor akan menurun dan mengakibatkan daya tahan baterai lebih lama. Underclock sepertinya bisa dilakukan pada stock rom dengan syarat HH sudah dalam keadaan Root.

Undervolt = Merupakan proses penurunan voltase pada prosesor. Undervolting biasanya tidak begitu mempengaruhi kinerja prosesor, tetapi daya tahan baterai akan terasa lebih meningkat.

****W**** 
Widget = Aplikasi yang dapat ditempatkan di homescreen dengan GUI yang interaktif.

Itulah kumpulan istilah-istilah yang banyak ditulis ketika membahas persoalan Android. Pembaca juga dapat menambahkannya pada kotak komentar.

Referensi: Group Xiaomi Redmi Indonesia, Thanks to Arief Lukman Nulhakim khususnya
Baca Selengkapnya →

Tutorial Root Android Dengan Kingroot

Ditulis oleh : - Tidak ada komentar
Tutorial Root Android Dengan Kingroot - Di awal abad 21 ini, android merupakan OS yang paling dicari oleh sebagian besar konsumen. Mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu, bapak-bapak, kakek-kakek dan nenek-nenek. (hmmmmm..........mungkin gak ya.......).

Balik lagi ke soal OS Android,

OS android merupakan OS yang open source. Artinya OS ini bisa kita modifikasi sesuka hati kita. Mau tampilannya mirip seperti Iphone, BB bahkan tampilan windows pun bisa. Intinya OS ini bisa kita modding apa saja sesuai sele kita. Dan OS ini memiliki UI (user interface) yang begitu menyenangkan bagi penggunanya. Hanya saja untuk melakukan modifikasi melalui sistem, kita harus menbobol keamanan dari sistem tersebut atau yang lebih familiar dikalangan master modif adalah melakukan root pada OS nya.

Ada berbagai macam cara untuk me-root android. Bisa menggunakan PC/laptop ataupun langsung di HP nya. Nah untuk alasan itulah saya sebagai nubie di OS android akan membagikan tool dan tutorialnya. simak yaaaa..........

1. Download dan install aplikasinya
     King User (opsional kalau dibutuhkan)
     Kingroot (yang ini wajib di download)

2.  Setelah di install, buka aplikasinya, kemudian pilih "star root" dan tunggu sampai prosesnya 
     selesai.

3.  Jika berhasil, restsart HP sobat, kemdudian cek ada gak nya aplikasi kinguser, jika ada berarti 
     suksses

Sebagai catatan gak semua HP andro akan lancar seperti SS diatas, seperti HP milik saya yang mengalami reboot/restart pada saat baru mencapai 60%. Solusinaya, jika HP sobat mengalami hal yang sama lakukan langkah berikut:

1.  Setelah HP nya nyala kembali install dan jalankan aplikasi kinguser (link donlot di atas
2.  Setelah ada notifikasi "HP harus di root" jalan kan aplokasi kingrootnya
3.  Tunggu prosessnya sampe selesai

sumber: mistiknews.tk
Semoga artikel ini bermanfaat, 
Baca Selengkapnya →

Android: Game Belajar Membaca untuk Anak

Ditulis oleh : - Tidak ada komentar
Android: Game Belajar Membaca untuk Anak - Dewasa ini gadget dengan OS android telah menjadi favorit bagi semua lapisan masyarakat. Mulai dari anak-anak, remaja, orangtua, bahkan anak-anak usia dini pun senantiasa berinteraksi dengan gadget ini. Sebagai orangtua kita tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita.

Dengan gadget android, yang kebanyakan orang menyebutnya sebagai smartphone, beragam aplikasi bisa terinstall dan menyajikan User interface yang menarik, tak terkecuali untuk anak-anak. Atas dasar itulah PAUD Al Hidayah mengulas aplikasi berikut. Nama aplikasinya Marbel Belajar Huruf . Aplikasi ini sangat kami rekomendasikan untuk pembelajaran anak-anak di rumah. Berikut penampakannya




Download aplikasinya disini

Terima Kasih to MISTIK
Baca Selengkapnya →

3 Cara Mengetahui Alamat IP Pada Gadget Android

Ditulis oleh : - Tidak ada komentar
3 Cara Mengetahui Alamat IP Pada Gadget Android - Android merupakan Operating system pada sebuah smartphone yang mana posisinya saat ini menduduki peringkat tertinggi dibandingkan beberapa OS lainya seperti blackberry, windows phone, symbian dan lain sebagainya. Oleh karena itu maka sudah tidak heran lagi bila saat ini pengguna smartphone android begitu banyak.

Tujuan dari penggunapun beragam, ada yang untuk game, untuk bisnis,untuk eksis di sosmed, untuk browsing, dan lain sebagainya. Khusus untuk yang pengguaannya selalu memekai koneksi internet, tentu anda pernah mengalami jaringan yang lambat atau LEMOT, atau anda berniat membuka situs tertentu tapi malah di blokir operator  Yang pasti membut kita kesal dengan kondisi seperti itu. Sedikit banyak hal tersebut dipengaruhi oleh alamat IP kita.

Jadi penyebab jaringan lambat itu karena banyak orang menggunakan IP yang sama. Dan untuk situs yang diblokir, karena IP kita dikenali sebagai IP publik dari Operator. Untuk yang mengalami karingan lambat, silahkan anda ganti IP anda dengan cara reconnect sambunngan data anda. Dan untuk membuka situs yang diblokir operator silahkan anda baca Cara mengatasi Internet Positif.
  
Apa sih alamat IP itu ?

Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32 bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128 bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

Lalu Bagaimana Cara Mengetahuinya ?

Untuk mengetahui alamat IP, ada 3 cara yang umum digunakan. Berikut Ulasannya:

1. Mengetahui Alamat IP tanpa Software

Langkah langkahnya adalah sebagai berikut
  • pertama buka pengaturan HP anda lalu scroll ke bawah dan pilih menu "Tentang Ponsel (About)"

  • kemudian pilih status

  • pilih lainya

  • dan lihat alamaat ip anda


2. Mengetahui alamat IP menggunakan Software

Di Playstore banyak sekali aplikasi yang berfungsi untuk mengetahui alamat IP kita. Namun disini saya menggunakan aplikasi yang bernama IP monitor. Berikut tampilanya


3. Mengetahui alamat IP secara online

Untuk mengetahui alamat IP secara online anda bisa mengunjungi situs ping.eu

Demikian tutorial dari saya semoga mermanfaat............... Jika Anda suka silahkan share
Baca Selengkapnya →