28 Januari 1986: Pesawat Ulang-Alik Challenger Meledak

Pada jam 11:38 EST, 28 Januari 1986, pesawat ulang-alik Challenger lepas landas dari Cape Canaveral, Florida, dan Christa McAuliffe akan segera menjadi warga sipil AS pertama yang terbang ke luar angkasa. Christie, 37 tahun, adalah seorang guru ilmu pengetahuan sosial dari New Hampshire. Ia memenangi sebuah kompetisi sehingga berhak menemani ketujuh awak wahana antariksa tersebut.

Christie menjalani pelatihan mengendarai pesawat ulang-alik selama berbulan-bulan. Namun, pada 23 Januari, proyek tersebut mulai mengalami penundaan. Hitungan mundur peluncuran Challenger berkali-kali ditunda hingga enam hari berikutnya karena berbagai masalah, mulai dari masalah cuaca hingga masalah teknis.

Akhirnya, pada 28 Januari, pesawat ulang-alik itu siap lepas landas. Namun, 73 detik setelah Challenger melesat ke angkasa, para penonton terpana karena pesawat itu tiba-tiba meledak. Jutaan pemirsa menyaksikan musibah itu karena peluncuran Challenger disiarkan oleh televisi. Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan itu.

27 Januari 1888: National Geographic Society Didirikan

Pada 27 Januari 1888, National Geographic Society (Masyarakat Geografi Nasional) didirikan di Washington D.C., untuk “meningkatkan dan menyebarkan pengetahuan geografi”.

Ke-33 orang yang hadir dalam pertemuan itu dan membentuk National Geographic Society berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari ahli geografi, penjelajah, guru, pengacara, dan kartograf (ahli pembuat peta) hingga perwira militer dan ahli keuangan.

Mereka memiliki minat yang sama dalam pengetahuan ilmiah dan geografi. Selain itu, mereka juga memiliki pendapat serupa bahwa, pada masa penemuan, invensi, perubahan, dan komunikasi massal itu, orang Amerika menjadi semakin ingin tahu tentang dunia di sekeliling mereka.

Pekerja Lepas Elance: Menjanjikan

Pekerja lepas Elance? Apa maksudnya? Maksudnya ya begitu :). Kita menjadi pekerja lepas di "Co-Work Place" bernama Elance. Eh, apa sih itu Elance? Sebenarnya, situs ini sama dengan Freelancer.com (pengalaman "berharga" saya dengan situs ini bisa dibaca di sini). Oke, kembali ke Elance. Silakan klik link ini (jangan khawatir, tidak ada referal).

Elance adalah sebuah "Co-Working Place" atau sebuah tempat bekerja secara bersama-sama. Siapa saja yang bekerja bersama-sama di sana? Yaitu client/employer dan contractor/freelancer/pekerja lepas. Nah, di sini kita bisa mencari jasa pekerja lepas untuk berbagai bidang, mulai dari menulis hingga desain. Tapi bagi kita yang sedang mencari tambahan penghasilan, inilah tempat yang tepat untuk MENAWARKAN jasa kita.

Sistem kerja sebagai pekerja lepas Elance sebenarnya sama dengan sistem di tempat-tempat lain, termasuk oDesk. Yang berbeda hanya istilah-istilah yang digunakan. Dan tentu saja: besar fee yang harus kita bayarkan kepada Elance untuk setiap earning/penghasilan dari job yang kita dapatkan, hehehe). Di oDesk, fee 10% dari nilai penghasilan, tapi di Elance hanya 8,93%. Menarik, kan?

Cari Job di Freelancer.co.id

Cari job di Freelancer.co.id? Apakah benar-benar bisa dapat dan, jika sudah dapat, apakah bayarannya layak? Jawaban untuk pertanyaan ini akan berbeda untuk masing-masing freelancer atau pekerja lepas. Tapi, saya akan mencoba menjawabnya berdasarkan pengalaman.

Sebenarnya, ketika pertama kali membaca kabar bahwa sekarang telah dimungkinkan untuk cari job di Freelancer.co.id, saya tidak begitu berminat. Apa pasal? Saya pernah punya pengalaman yang kurang mengenakkan dengan situs utamanya.

Freelancer.co.id sebenarnya adalah Freelancer.com, sebuah pasar kerja untuk freelancer yang telah aktif sejak beberapa tahun terakhir. Hanya saja, hampir seluruh bahasa pengantar yang digunakan di situs ini menggunakan bahasa Indonesia.

Belajar Desain: Ikut Kontes

Layar Home browser Chrome menayangkan shortcut ke situs 99designs. Sudah sejak pertengahan Januari shortcut itu bertengger di sana. Sejak itu pula saya lebih banyak bermain-main dengan Photoshop daripada dengan Word. Tentu, ada fase di mana saya kembali suntuk dengan Word, tetapi sejak akhir Februari, Photoshop memenuhi hari-hari saya.

Setelah empat tahun aktif di internet sebagai penulis dan blogger, yang text-based, sejak pertengahan Januari itu minat saya bergeser ke desain web. Setiap hari saya bermain-main dengan Photoshop, sesekali diselingi Illustrator dan Corel. Tentu saja pekerjaan terjemahan, yang “sudah jelas duitnya”, terbengkalai.

Paolo Rossi


Beberapa pemain mampu mengendalikan pertandingan dengan keterampilan mereka yang luar biasa. Para pemain yang lain menonjol berkat kekuatan fisik. Paolo Rossi tidak masuk ke dalam satu pun dari kedua kategori tersebut.

Paolo Rossi tampil di lapangan cukup sebagai pencetak gol saja. Pada Piala Dunia FIFA 1978 di Argentina, dan terlebih lagi di Spanyol 1982, dia mengkombinasikan gerakan yang ekonomis, penempatan posisi yang sempurna, dan oportunisme kelas wahid untuk menjadi salah satu striker terbaik di planet sepakbola.

Hugo Sanchez


Hanya ada sedikit penyerang tengah dalam sejarah sepakbola yang dapat menyamai rekor Hugo Sanchez. Dia adalah top scorer lima kali di liga Spanyol dalam lima musim yang berbeda dan pernah menjadi pencetak gol terbanyak Mexico. Dia juga memenangi Sepatu Emas Eropa, mewakili negaranya dalam tiga putaran final Piala Dunia FIFA, dan masuk dalam Tim Sepanjang Masa Real Madrid. Kalau itu belum cukup, Anda harus menyebut tendangan kalajengkingnya.

Yang tidak banyak diketahui orang dari Hugol – salah satu julukannya – adalah bahwa dia memulai karirnya sebagai pemain sayap kiri di klub pertamanya, Pumas UNAM, sebelum pelatihnya yang juga legendaris, Bora Milutinovic, memutuskan untuk memindahkannya ke posisi ujung tombak. Selebihnya adalah sejarah.